Pancasila Sebagai Pembina Persatuan dan Kesatuan

Pancasila adalah sebuah ideologi yang dianut oleh Indonesia. Pancasila Sebagai Pembina Persatuan dan Kesatuan dibentuk oleh BPUPKI pada saat akhir masa penjajahan Jepang di Indonesia. BPUPKI yang disebut juga dokuritsu junbi cosakai merupakan badan bentukan Jepang sebagai janji Jepang untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Jepang terpaksa berjanji membantu kemerdekaan Indonesia karena pada saat itu Jepang kalah dalam perang dunia ke-2 menghadapi sekutu.

rumusan pancasila

BPUPKI, Badan Pembentuk Rumusan Pancasila

Dari beberapa sidang BPUPKI inilah kemudian terbentuk rumusan pancasila. Proses perumusan Pancasila ini kemudian direvisi oleh PPKI (lanjutan dari BPUPKI) atau yang juga disebut dokuritsu junbi inkai. Semenjak ditetapkan sebagai ideologi dasar NKRI Pancasila belum pernah mengalami perubahan. Karena merubah Pancasila sama saja merubah dasar negara sehingga akan merubah seluruh tatanan negara.

Berdasarkan nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila, pancasila memiliki peran penting. Pancasila sebagai pembina persatuan dan kesatuan seluruh bangsa yang ada di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari kondisi masyarakat Indonesia sendiri yang terdiri dari berbagai macam suku dan golongan. Perlu sebuah alat atau ideologi yang bisa merangkul semua suku dan golongan yang ada, inilah Pancasila.

Meskipun mayoritas beragama islam, Indonesia tidak bisa disebut negara Islam. Karena dalam sejarahnya sebelum islam masuk ke Indonesia sudah ada agama lain yang dianut oleh masyarakat kerajaan. Hal ini terbukti dengan peninggalam sejarah beberapa kerjaan di Indonesia yang menganut agama Hindu dan Budha. Tidak heran jika kebudayaan Hindu melekat erat dengan kebudayaan masyarakat jawa karena banyaknya kerajaan beragama hindu yang terdapat di pulau jawa. Selain itu budaya islam juga melekat dengan masyarakat daerah sumatera khususnya aceh karena merupakan jalur perdagangan yang pada saat itu di dominasi oleh pedagang-pedagang yang berasal dari arab.

Peran PPKI merubah Rumusan Pancasila

PPKI lah yang sangat berperan penting menjadikan Pancasila menjadi pembina persatuan dan kestuan NKRI. Dalam beberapa kali pertemuannya, PPKI merubah sila pertama piagam Jakarta yang semula berbunyi “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dirubah menjadi “Ketuhanan yang Maha Esa.” Sehingga agama bukan menjadi batasan dalam kehidupan bernegara. Semua warga negara berhak menentukan agama dan menjalankan ibadahnya tanpa mengalami intervensi apapun.

Selain itu hasil sidang perdana PPKI juga merubah isi Pasal 6 Ayat (1) yang sebelumnya menyatakan bahwa “Presiden ialah orang Indonesia asli dan beragama Islam” diganti menjadi “Presiden ialah orang Indonesia asli.”

Pancasila Sebagai Pembina Persatuan dan Kesatuan memberikan rasa aman bagi seluruh warga negara karena dengan Pancasila masyarakat tidak lagi dibeda-bedakan. Agama, suku, golongan tidak lagi menjadi batasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena semua orang dianggap sama dan dijamin oleh Undang-Undang yang berlaku. Warga negara tidak dapat berlaku sewenang-wenang dalam melakuan hubungan karena adanya perikatan sebagaimana diatur dalam pasal 1233 KUH Perdata.

Leave a Reply