Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Makhluk Sosial

Manusia adalah konsepsi dasar dari kebudayaan. Interaksi manusia yang terus terjalin membentuk suatu pola dan berlangsung terus menerus. Hal ini dikarenakan hakikat manusia itu sendiri sebagai makluk sosial. Manusia adalah makhluk yang selalu hidup bermasyarakat (zoonpoliticon), yang selalu ingin hidup bersama-sama dengan manusia lain. Sebagai makhluk sosial manusia tidak mungkin hidup sendiri.

manusia sebagai makluk sosial

 

Untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya memang manusi memerlukan manusia lain. Pada awalnya manusia hidup dalam keluarga, yang kemudian berkembang menjadi masyarakat. Dan untuk mempelajari lebih lanjut tentang konsepsi manusia, pada postingan kali ini  kita akan mengupas tentang Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Makhluk Sosial.

Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Makhluk Sosial

Secara sosiologis (empiris) kehidupan manusia senantiasa berada dalam proses hubungan dengan manusia lainnya dan lingkungan sekitarnya, berkehidupan bersama dalam suatu masyarakat. Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa manusia lain, sebab manusia tidak mampu memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa berhubungan dengan manusia lainnya. Manusia yang saling ketergantungan satu sama lain di dalam masyarakat, melahirkan nilai sosial dasar yang hidup dan berkembang menjadi dasar kaidah-kaidah yang membentuk budaya masyarakat.

Secara kodrati manusia adalah makhlik individu dan makhluk sosial. Sebagai makhluk individu manusia terdiri dari jiwa (rohani) dan raga (jasmani). Sebagai makhluk jasmani dan rohani manusia dilngkapi dengan akal budi dan kehendak merdeka. Dengan akal dan budi ini lah manusia memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Sebagai individu manusia memerlukan sandang, papan, pangan, kasihsayang, harga diri dan lain sebagainya. Hanya sebagian saja dari kebutuhan tersebut yang dapat dipenuhinya sendiri, sedangkan yang lainnya perlu berhubungan dengan sesama untuk memenuhinya. Sudah menjadi kodrat manusia memiliki berbagai kebutuhan.

Kebutuhan manusia ada dua macam yaitu kebutuhan jasmani dan rikhani. Menurut Soerjono Soekamto, kebutuhan dasar manusia terdiri atas:

  1. Sandang, papan, dan pangan
  2. perlindungan akan keselamatan jiwa dan harta bendanya.
  3. harga diri
  4. kesempatan untuk mengembangkan potensi
  5. kasih sayang (SoerjonoSoekamto,1984:2).

Abraham Mas low membagi kebutuhan manusia menjadi lima macam, yaitu:

  1. Kelangsunganhidup(survival).
  2. Keamanan(safety).
  3. Hak dan kewajiban mencintai dan di cintai (loving and love)
  4. Diakui lingkunan (status)
  5. Perwujudan cita-cita (self actuakization).

Untuk memenuhi kebutuhan–kebutuhan di atas manusia senantiasa berada dalam proses hubungan dengan manusia lainnya. Manusia perlu bekerja sama dengan manusia lainnya sebab kemampuan manusia sangat terbatas. Status menusia sebagai makhluk sosial melekat pada setiap individu.

Aristoteles(384-322SM) menyebut manusia sebagai Zoon Politicon tau makhluk yang pada dasarnya selalu ingin bergaul dan berkumpul dengn manusia lainnya. Sebagai makhluk sosial manusiat idak mungkin hidup sendiri. Sejak manusia dilahirkan sudah membutuhkan bantuan orang lain. Tanpa adanya bantuan orang lain msutahil anak manusia dapat hidup tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa.

Setiap individu merupakan bagian dari lingkungan sosial yang lebih luas, seperti lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan bangsa, danlingkungan negara. Pada mulanya manusia hidup di lingkungan keluarga. Beberapa keluarga menempati suatu wilayah (lingkungan) hudup bersama-sama membentuk suatu komunitas sosial yang disebut masyarakat dan bangsa.Dalam hidup bermasyarakat inilah manusia secara bersama-sama, bergotong-royong untuk memenuhi kebutuhan bersama baik material maupun yang bersifat rokhamiah.


Pernah menuliskan salah satunya?

manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial (3), kebutuhan manusia sebagai makhluk individu (3), kebutuhan makhluk sosial (3), manusia sebagai individu dan mahluk sosial (2), manusia sebagai makhluk individu (2), kebutuhan manusia sebagai individu (2), manusia sebagai makhluk sosial (2), kebutuhan sebagai mahkluk sosial (1), kebutuhan sebagai makhluk diri sendiri (1), Kebutuhan sebagai makhluk individu maupun makhluk sosoal (1), kebutuhan sebagai makhluk sosial (1), kebutuhan-kebutuhan manusi sebagai makhluk sosial (1), kenapa manusia dosebut sebagai makhluk sosial dan individual (1), makalah manusia sbg makhluk individu dan sosial (1), makhluk individu (1), kebutuhan manusia sosial (1), sosiologi mengapa manusia disebut makhluk individu (1), apakah mahluk idividu itu hidup sendiria atau bermasyarakat? (1), hakikat manusia sebagai makhluk individu (1), hakikat mausia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial#spf=1 (1), hubungan makhluk sosial dan individu (1), ips manusia sbg makhluk individu (1), kaitan makhluk individu dan makhluk sosial dengan sosiologi olahraga (1), kebutuhan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial (1), KEBUTUHAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU SOSIAL (1), 

Leave a Reply