Mengenal Shutter Speed Lebih Jauh

Sudah sekian lama blog ini saya tulis setiap harinya dan baru saya sadar bahkan sata belum lengkap dalam membuat artikel mengenai informasi dasar dalam fotografi. Salah satunya adalah mengenai shutter speed.

Efffect of shutter speed

Setelah sekian kali saya berbagai spesifikasi dari beragam kamera dari banyak vendor, selalu di dalamnya terdapat informasi mengenai range shutterspeed. Kali ini saya berkesempatan mengupas beberapa hal mengenai shutter speed. Apakah itu sebenarnya shutter speed Apa fungsinya dan bagaimana pemanfaatannya?

Secara sederhananya, makna dari shutter speed adalah waktu yang diperlukan untuk shutter terbuka. Semakin lama shutter terbuka maka otomatis semakin banyak gerakan yang bisa terekam dan masuk dalam foto.

Pada umumnya shutter speed menggunakan bilangan detik. Seperti 1/1000 detik, Ā¼ detik, 1/4000 detik dan seterusnya. Semakin pendek waktu yang digunakan dalam shutter speed berarti juga semakin pendek panjang waktu shutter terbuka. Dan ketika shutter terbuka dalam tempo singkat, maka gambar yang bisa terekam secara tajam hanyalah benda diam. Sedang semua benda bergerak akan blur.

Tapi ketika Anda menggunakan shutter speed berkecepatan lambat, seperti 1 detik atau justru 30detik, maka masa terbukanya shutter cukup lama untuk mampu merekamĀ  sebuah gerakan. Bahkan dalam kecepatan sangat lambat, Anda bisa mendapatkan gambar bergerak seolah beku atau dalam istilah lain dikenal dengan teknik stop action.

Dalam mengelola shutter speed, Anda tidak bisa melepaskannya dari aperture dan ISO. Karena setiap Anda mengubah pengaturan dalam shutter speed maka Anda juga harus mengubah pengaturan dalam aperture dan ISO. Semakin cepat shutter speed Anda, maka aperture Anda harus lebih tinggi dan ISO sebaiknya dalam kondisi terendah.

Kemudian selain unsur ISO dan aperture, Anda perlu memperhatikan guncangan shutter pada saat Anda menggunakan shutter speed lambat. Karena pada saat shutter speed lambat, maka guncangan sedikit saja bisa merubah foto secara keseluruhan bahkan blur. Jadi pada umumnya dalam menggunakan shutter speed lambat Anda menggunakan tripod dan remote shutter untuk meredam getaran, meski kamera Anda sudah dilengkapi dengan image stabilizer.

Leave a Reply