Teknik Fotografi Stop Action Dan Slow Action

Beberapa waktu belakangan ini sempat muncul trend foto dengan objek orang yang melompat dan seolah membeku di udara. Inilah foto dengan teknik fotografi stop action. Ada pula foto dengan adegan objek seolah terlihat blur, sedang keseluruhan foto background justru terlihat detail dan tajam. Nah jenis yang kedua ini adalah foto dengan teknik fotografi slow action.

teknik fotografi stop action dan slow action

Kedua jenis teknik fotografi ini pada umumnya berkaitan dengan objek yang bergerak. Selain stop action dan slow action, ada pula teknik lain yang berkaitan dengan objek bergerak yakni teknik panning yang beberapa waktu lalu pernah kita bahas di sini.

Sederhananya, teknik fotografi stop action adalah menajamkan seluruh bagian foto baik background maupun objek. Karena objek dalam kondisi bergerak, otomatis Anda perlu memaksimalkan kecepatan shutter speed. Sehingga mampu menangkap detail gerakan dengan tajam.

Sedang pada teknik fotografi slow action, Anda perlu meletakan focus pada background dan menggunakan kecepatan rendah. Sehingga objek bergerak akan tertangkap kamera dalam keadaan blur dan seolah bergerak. Justru efek inilah yang ternyata mampu menghasilkan foto yang terkesan hidup.

Teknik fotografi slow action adalah dasar dalam pengambilan foto air terjun seperti yang pernah saya sampaikan dalam artikel beberapa waktu lalu. Pada dasarnya memang ada banyak implementasi yang bisa Anda lakukan di lapangan ketika Anda hunting foto. Setiap situasi bisa menjadi sebuah kesempatan untuk menciptakan karya foto yang menarik.

Lalu bagaimana cara membuat foto dengan teknik fotografi stop action dan slow action?

Teknik utama Anda adalah mengatur kecepatan pada shutter speed, aperture dan ISO dengan tepat. Pada Stop action, Anda perlu menekankan kecepatan tinggi, bukaan aperture yang menengah dengan ISO sesuai kondisi. Sedang pada slow action tekanannya pada kecepatan rendah dan aperture serta ISO minimalis alias rendah.

Misalkan sebagai contoh pada teknik fotografi stop action, Anda menetapkan shutter speed pada 1/250, Aperture f/5,6 dan ISO 400. Sedang pada slow action Anda bisa menetapkan shutter speed pada 1/ 6, Aperture f/3,5 dan ISO 100.


Pernah menuliskan salah satunya?

pengertian slow action (2), pengertian stop action fotografi (2), 

Leave a Reply