10 Tips Dalam Memotret Cahaya Lilin Tahap Pertama

Beberapa kali saya mencoba berbagi tips dan cara dalam melakukan pmotretan dalam cahaya terbatas. Kali ini saya masih akan berbagi soal pemotretan dalam cahaya terbatas, yakni pemotretan cahaya lilin. Pada dasarnya Anda masih bisa menggunakan prinsip pada pemotretan cahaya minim. Tapi pendekatan khusus akan memberi Anda foto yang lebih sempurna.

10 tips dalam memotret cahaya lilin tahap pertama

Pada kesempatan ini saya menemukan terdapat 15 tips yang layak Anda perhitungkan ketika memotret cahaya lilin. Karenanya saya akan bagi informasi ini dalam 2 bagian. Supaya Anda bisa memahaminya dengan lebih mudah

Berikut adalah 10 tips pertama dalam memotret cahaya lilin.

  1. 1.       Matikan flash
    cahaya flash akan bersaing dengan cahaya lilin, akibatnya justru cahaya lilin yang redup akan kalah. Efek hangat dari cahaya lilin tidak akan sukses terekam oleh kamera. Pada kondisi tertentu ketika Anda membutuhkan pencahayaan untuk mendapatkan fokus lebih baik pada objek, Anda bisa menggunakan red colored gel pada flash sehingga Anda tetap bisa mempertahankan efek hangat pada foto.
  2. Shutter Speed dengan kecepatan rendah
    Tanpa flash atau dengan flash terbatas membuat Anda harus memaksimalkan daya tangkap kamera Anda akan cahaya yang tersedia. Untuk itu Merendahkan kecepatan shutter speed adalah cara jitu. Kecepatan wajar pada saat memotret cahaya lilin adalah 1/15 s
  3. Set ISO
    Secara konvensional, maka memotret cahaya lilin otomatis berarti membesarkan ISO. ISO yang besar akan membantu Anda memaksimalkan cahaya yang masuk pada kamera, tapi juga berakibat tingginya NOISE. Sesuaikan noise reduction pada kamera dengan ISO yang Anda stel. Tapi pada kasus tertentu, justru Anda bisa mengeset ISO rendah untuk melakukan long eksposure. Cahaya lilin akan terlihat berpendar pada saat ini.
  4. Set White balance
    Tanpa cahaya tambahan, hanya ada efek hangat kekuningan dari cahaya lilin. Inilah atmosfir yang akan muncul pada foto hasil memotret cahaya lilin. Jadi sesuaikan white balance Anda pada set yang akan memberi atmosfir yang tepat untuk foto. Anda juga bisa melakukan set RAW untuk mendapatkan set white balance yang lebih fit pada cahaya yang muncul.
  5. Set Aperture
    Kembali seperti pada set ISO, Anda perlu memutuskan dulu bagaimana konsep Anda dalam memotret cahaya lilin. Anda akan fokus pada cahayanya atau pada efek cahayanya. Karena bila fokus utama terletak pada pesona api dari lilin, maka Anda perlu memasang aperture besar untuk meminimalisir cahaya yang masuk. Tapi bila fokus Anda sepenuhnya pada atmosfer yang terbentuk dari kehangatan cahaya lilin, maka Anda perlu mengecilkan aperture untuk menyerap cahaya lebih baik.

Pernah menuliskan salah satunya?

cara foto lilin (1), cara memotret api lilin (1), cara memotret lilin (1), tips fotografi lilin (1), tips memotret lilin (1), trik foto lilin (1), trik memotret lilin (1), untuk cahaya lilin besarnya wat balance adalah (1), 

Leave a Reply