Mengembalikan Data Yang Hilang Akibat Virus

Data merupakan sesuatu yang berharga, sesuatu yang wajib untuk dilindungi karena data merupakan modal awal dalam hal melakukan pekerjaan. Sobat pasti setuju dengan argumen penulis mengenai data itu penting, apalagi untuk anak kuliahan mulai dari data materi kuliah, kumpulan tugas, koleksi film, foto, software pokoknya semuanya dibawa setiap hari. Dibawa disini bukan berarti ditenteng-tenteng tapi disimpan dalam sebuah media penyimpanan mini dan pasti semua sudah tahu dan memilikinya, yang disebut Flashdisk.

Flashdisk merupakan media penyimpanan data yang memiliki bentuk mini/kecil. Tapi, jangan sepelekan teman mini yang satu ini, walaupun ukurannya kecil dan ringan tapi bisa menyimpan data sampai 36 GB. Flashdisk sudah menjadi barang yang wajib dibawa sama anak kuliahan.

Penulis punya story yang berkenaan dengan diangkatnya topik untuk artikel pagi hari ini. Salah seorang teman penulis pernah merasa jengkel kepada temannya akibat data pada flashdisknya hilang setelah dipinjam oleh temannya. Karena kasihan melihat dia terus-terusan menangis, penulis bertanya kenapa data tersebut bisa hilang, ternyata diakibatkan oleh virus.

Pasti hal pertama yang tergambar saat mengetahui data penting hilang adalah kaget dan kemudian lari ke kamar lalu menangis sekencang-kencangnya. Daripada ngelakuin hal berlebihan kaya gitu mendingan simak artikel ini karena bisa membantu ngembaliin data yang hilang akibat terinfeksi virus.

  • Masuk ke Windows Explorer, klik menu organize dikiri sudut atas (khusus Win 7).
  • Pilih pilihan Folder and search option.
  • Tunggu beberapa saat, sehingga akan muncul jendela Folder Option pilih View dan hilangkan tanda centang dari hide empty drivers in the computer folder, hide extensions for know file types dan hide protected operating system files. Lalu, cek isi Flashdisk sobat.

Apabila langkah diatas masih belum mengembalikan data sobat, maka inilah langkah yang harus dilakukan selanjutnya.

  • Tekan tombol Win + R à ketik ‘cmd’ à Enter. Langkah tersebut untuk menampilkan command prompt.
  • Kemudian cari tahu lokasi Flashdisk apabila lokasi Flashdisk di drive H, maka ketikan “H:” tanpa tanda petik yah.
  •  Hal terakhir ketikan “attrib –r –a –s *.* /s /d /l” tanpa tanda petik juga yah. Tunggu sampai proses selasai dan silahkan cek kembali Flashdisk sobat, dan dijamin data yang hilang kini ada kembali.

Dan itulah tutorial untuk mengembalikan data yang hilang akibat virus. Semoga artikel untuk sesi pagi hari ini bisa bermanfaat bagi sobat.


Pernah menuliskan salah satunya?

virus tanda petik (2), MENGATASI FILE YANG HILANG AKIBAT VIRUS DOCT AAA (1), muncul box restrictions akibat virus (1), 

Leave a Reply