Ini Dia 5 Tips Dalam Pemotretan Air Terjun

ini dia 5 tips dalam memotret air terjunSalah satu foto landscape yang cukup sering Anda temui adalah foto aliran air atau foto air terjun. Anda akan menemukan gambar dengan arus air yang lembut dan halus seperti sutra. Pertanyaannya bagaimana cara melakukan pemotretan air terjun hingga demikian memukau?

Untuk menjawab rasa penasaran Anda, kali ini kami akan mengulas mengenai tips-tips dalam melakukan pemotretan air terjun sebagaimana cara para fotografer landscape profesional. Berikut adalah tips-tips pemotretan air terjun.

  1. Minimalkan kecepatan rana
    Gerakan air terjun tergolong dalam gerakan cepat. Ketika Anda menurunkan kecepatan rana, Anda akan menangkap satu gerakan cepat seperti sebuah garis. Untuk air terjun Anda akan menghasilkan gambar aliran air yang lembut dan halus.  Caranya dengan mengatur shutterspeed lambat, sekitar 1/30 atau 1/15 detik untuk air terjun besar dan shutterspeed lebih lamban lagi untuk air terjun kecil.
  2. Atur cahaya
    Sebaiknya Anda pastikan asupan cahaya pada view memang tidak terlalu terang. Pemotretan air terjun pada pagi atau sore hari akan lebih baik. Anda juga bisa memanfaatkan cuaca mendung atau kanopi hutan yang lebat untuk menahan cahaya. Karena cahaya berlebihan akan memberi efek overexposure, sehingga memberi kontras yang tidak berimbang. Ketika terpaksa melakukan pemotretan air terjun dalam kuantitas cahaya berlebih, sebaiknya Anda gunakan ND atau filter CPL untuk mengurangi cahaya masuk dan memberi warna yang lebih kuat pada gambar.
  3. Gunakan Tripod
    berhubung disini Anda menggunakan shutterspeed lambat, artinya sedikit saja getaran bisa merusak keseluruhan gambar. Anda membutuhkan keseluruhan gambar dalam keadaan fokus tajam dan hanya air terjun yang tampak buram. Anda juga sebaiknya menggunakan remote control dalam pemotretan air terjun untuk meminimalisir getaran.
  4. Musim yang tepat
    Akan lebih baik kalau Anda memilih musim hujan ketika aliran air sedang cukup deras dan kencang. Ketimbang ketika aliran air sedang tenang pada musim kemarau. Efeknya arus kencang ini sangat baik dalam mendramatisir gambar. Selain itu hindari musim berangin karena akan sangat susah fokus pada view sekitar air terjun jika terus bergerak tertiup angin.
  5. Seimbangkan komposisi
    ketika pemotretan air terjun, tujuan Anda adalah mendapat efek dramati aliran air. Efek ini bisa Anda dapat jika Anda mendapatkan sudut yang tepat dan komposisi yang seolah membandingkan antara aliran air yang deras dengan view sekitar yang diam dan tajam. Jadi jangan ragu untuk mencari sudut dan fokus yang tepat untuk mendapatkan hasil foto dramatis yang diharapkan.

Leave a Reply