Berkenalan Dengan Lensa Wide Angle

Pada beberapa waktu lalu kita sudah membahas mengenai beberapa macam dari lensa kamera. Salah satu yang cukup populer dan banyak digunakan adalah lensa wide angle. Pada kesempatan kali ini kita akan coba berbicara banyak mengenai lensa satu ini.

Lensa Wide Angle atau kerap disebut dengan lensa Wide saja adalah lensa dengan fokus lebar. Sudut pandangnya sekitar 170o ke kanan dan ke kiri dari posisi kamera. Berkat lensa wide ini Anda bisa memasukan lebih banyak objek dari secara lebih luas. Lensa wide akan merekam gambar dengan membuat sisi latar yang lebih luas dari pada kemampuan lensa biasa. Jangan heran kalau pada hasil foto nantinya Anda akan melihat efek melengkung, gambar kecil-kecil atau kesan jauh pada gambar.

 Pada umumnya penggunaan dari kamera ini adalah untuk memaksimalkan sudut pandang, seperti pada pemotretan di ruang sempit, untuk landscape atau untuk foto dengan efek 3 dimensi.

Pada kamera kit, biasanya udah tersedia lensa wide standar dengan focal length 18 – 55 mm. Tapi bila Anda merasa kapasitas ini belum maksimal Anda masih bisa mendapatkan lensa wide dengan kemampuan lebih besar dengan ukuran focal length sekitar 10 -20 mm. Dengan lensa wide ukuran ini Anda bisa mendapatkan sudut pandang yang lebih luas lagi.

Tapi dalam penggunaan lensa wide, Anda juga perlu hati-hati. Karena lensa wide juga memiliki beberapa kekurangan yang bisa jadi akan merusak keseluruhan foto Anda. Meski kelemahan ini juga bisa menjadi nilai tambah bagi foto Anda bila Anda pandai memanfaatkannya.

Kelemahannya (karakteristik) lensa wide antara lain :

  1. Kehilangan point of interest
    Karena terlalu banyak elemen yang masuk dalam gambar, akhirnya Anda mengaburkan target utama dari pemotretan Anda. titik yang menjadi point of interest seolah tertelan oleh elemen yang lain. Apalagi bila titik fokus Anda ini terletak cukup jauh dari lensa, bisa jadi justru kebanting oleh elemen lain yang terletak lebih dekat dengan lensa.
  2. Efek 3 dimensi
    Karena efek sudut pandang luas, Anda bisa membedakan dengan jelas mana elemen yang terletak dekat dengan lensa dan terletak jauh dari lensa. Benda yang dekat akan terlihat lebih besar sedang benda yang jauh seakan mengecil. Efek ini bisa jadi memberi efek positif pada gambar tapi juga bisa memberi efek negaitf pada gambar.
  3. Efek distorsi
    Lagi-lagi saya ulangi efek pada hasil rekaman lensa wide memang memiliki perbedaan dari lensa biasa. Ini bisa memberi efek positif pada gambar tapi juga bisa merusak gambar. Termasuk pada efek distorsi ini, bila Anda memotret benda yang lurus kearah menjauh. Maka hasilnya nanti  garis ini akan melengkung.  Efek melengkung ini tidak selamanya tepat untuk semua gambar.
  4. Over Expose
    Pada gambar tertentu keberadaan objek yang terlalu dekat akan terekam terlalu cembung dan sangat besar dibanding komposisi dari elemen lain pada gambar. Ini bisa memberi efek dramatis tapi juga bisa memberi efek terlalu over expose.

Pernah menuliskan salah satunya?

cara membuat background wide angle tanpa merusal obyek (1), kenapa dengan lensa wide objek tidak boleh di kiri atau kanan (1), ukuran wide untuk hasil lebih melengkung (1), 

Leave a Reply