siputro.com

Home » Pajak » Prinsip Pemungutan Pajak di Indonesia

pasang iklan murah

Prinsip Pemungutan Pajak di Indonesia

February 8th, 2013 Admin 3153 Views 0 Comments

Saat ini banyak sekali baner baner yang berada di pinggiran jalan yang mengingatkan seluruh warga Negara Indonesia di wajibkan untuk membayar pajak. Untuk kaum awam mungkin tidak memperdulukan hal itu, tidak memperdulikan bagian mana prinsip pemungutannya, tidak mengerta bagaimana prosesnya dan lainnya dan akibatnya ada kaum kaum tertentu yang memanfaatkan keadaan tersebut. untuk mengetahui lebih lanjut tantang prinsip pemungutan pajak di Indonesia, maka simak informasi berikut ini.

Ada beberapa alasan atau prisip yang menyatakan suatu Negara untuk melakukan pemungutan pajak. Tentunya sebagai warga Negara Indonesia, kita harus lebih kritis akan hal yang menyangkut hubungan warga Negara dengan Negara itu sendiri, dan salah satunya adalah mengetahui mengapa warga Negara harus melakukan pembayaran pajak? Untuk mengetahuinya, maka berikut ini adalah beberapa macam tentang asas dari pemungutan pajak dari sebuah falsafah hokum:

-          Teori Asuransi : teori ini menyangkut tentang asuransi Negara yang memberikan jaminan pada setiap warga Negara Indonesia.

-          Teori kepentingan : teori ini menyangkut tentang hasil pajak tersebut yang akan di nikmati oleh seluruh waga Negara melalui pemungutan pajak oleh pemerintah.

-          Teori bakti : dalam teori ini pajak adalah sesuatu hal yang harus di bayar oleh seluruh warga Negara Indonesia mengingat hal tersebut menjadi salah satu bakti dari warga Negara itu sendiri terhadap bangsa Indonesia.

-           Teori pembangunan : teori pembangunan ini menyatakan bahwa pemungutan pajak adalah dana yang akan di gunakan untuk pembangunan yang di rasakan bersama.

Asas yang memperkuat mengapa Negara harus melakukan pemungutan pajak adalah asas four canons, dimana asas yang satu ini menjadi asas umun yang terdapat di dalam dunia perpajakan. Asas ini mulai di adakan pada tahun 1723 hingga 1790 dimana di jalankan oleh Adam Smith yaitu seorang bapak yang ahli dalam bidang ekonomi klasik yang terdapa dalam sebuah bukunya yang berjudul The Wealt of Narration.

Isi dari four canons yang terdapat di tuangkan dalam buku the wealt of narration:

1.    The subjects of every state ought to contribute to towards the support of   the government, as nearly as possible, in proportion to the their respective abilities; that is, in proportion to the revenue which yhey respectively enjoy under the protection of the state.

2.      The tax which each individual is bound to pay ought to be certain and not arbitrary. The time of payment, the manner of payment, the quantity to be paid ought all to be clear and plain to the contributor, and to every other person . . .

3.      Every tax ought to be levied at the time, or in the manner, in which it is most likely to be convenient for the contributor to pay it. . .

4.      Every tax ought to be contrived as both to take out and keep out of the pockets of the people as little as possible, over and above what it brings into the public treasury of the state . . .


Pernah menuliskan salah satunya?

prinsip pemungutan pajak (141), prinsip pajak (39), prinsip pemungutan pajak di indonesia (27), asas pemungutan pajak di indonesia (18), prinsip-prinsip pemungutan pajak (17), pemungutan pajak (17), prinsip prinsip pemungutan pajak (14), sistem pemungutan pajak di indonesia (13), pemungutan pajak di indonesia (12), asas pemungutan pajak (12), asas dan prinsip pemungutan pajak (11), pajak di indonesia (10), dasar pemungutan pajak (9), prinsip-prinsip penarikan pajak yang ideal (8), karakteristik dan prinsip pemungutan pajak di indonesia (8), 4 prinsip pemungutan pajak (7), prinsip perpajakan di indonesia (7), prinsip-prinsip pajak (6), prinsip pajak di indonesia (6), sistem pemungutan pajak di indonesia saat ini (6), prinsip yang harus dijalankan dalam pemungutan pajak (5), makalah pajak di indonesia (4), asas-asas pemungutan pajak di indonesia (4), sistem pajak di indonesia (4), prinsip-prinsip perpajakan yang baik (4), 

Anda baru saja membaca Prinsip Pemungutan Pajak di Indonesia. Artikel ini ditulis di dalam kategori Pajak. Anda bebas mengshare artikel ini, namun gunakanlah etika yang baik dengan tetap menuliskan sumber link artikel Prinsip Pemungutan Pajak di Indonesia ini.
Daftarkan email anda untuk berlangganan artikel kami:
Jangan lupa konfirmasi via email, ya!

Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia

Artikel lain:

Leave a Reply to this Post

= 3+3 [required]

Pasang Iklan, SEO Jaguars, Jaguar 2, Fair Gadget, Yoetama, Terapi Diabetes, Dana Usaha

Cerpen Sobat
  • Menara Angin

    cerpen menara angin

    [...] Kami nggak mentingin pertemuan sebagai alasan buat ngehambat hubungan ini, yang jelas kami cocok satu sama lain. Di saat kelulusan nanti waktu yang tepat. [...]

  • Zee’s Hand Diary

    nikah lo pikir mudah

    [...] Ini diaryku kisah tentang hidupku kisah nyataku. Tak peduli sebesar apa ketidaksukaan orang lain bagiku cemo’ohan mereka, penyemangat kebangkitanku. [...]

  • Kesuma Bunda (Ibuku Pahlawanku)

    nikah lo pikir mudah

    [...] Bunda nggak nyangka anakku sendiri bahkan tak bisa bersikap baik padaku. Mungkin ini memang salah Bunda yang nggak pernah menceritakan semuanya padamu [...]

  • Ku Hampir Kuncup

    ku hampir kuncup

    [...] “Oh, tidak. Ya Allah apakah sekeras ini cobaan yang Engkau berikan?” Rintihku mrnyesakkan dada, hingga rasanya aku tak sanggup untuk bernafas. [...]

  • Nikah??? Lo pikir Gampang!!

    nikah lo pikir mudah

    [...] Mungkin bener kata orang-orang tua, Rona pamali waktu ngambil barang hujan deres banget dan saat akan dibawa ke rumah Randy di malah nangis dan noleh [...]

sejarawan.com
jokam palembang
pasang iklan baris