Pajak rokok yang tergolong rendah, rendahkan kesehatan masyarakat

Pajak rokok adalah salah satu upaya untuk dapat mengatasi dan mengendalikan para perokok di Indonesia. Seperti yang kita ketahui jika rokok adalah barang yang selalu di konsumsi oleh masyarakat meskipun mereka mengetahui dengan jelas tentang bahaya dari meroko tersebut, bahkan bahaya tersebeut sudah tertera pada kemasan rokok itu sendiri. Namun pajak dan cukai pada rokok tersebut tidak dapat menghentikan para pecandu roko itu sendiri untuk mengkonsumsi rokok. Masalah rokok adalah masalah yang harus di tangani oleh pemerintah dengan melakukan langkah langkah yang tepat, dan segera mungkin karena korban dari pengkonsumsi rokok itu sudah dalam angka yang tinggi untuk wilayah Indonesia itu sendiri.

 

Untuk mengurangi para pengguna rokok itu sendiri sebaiknya pemerintah harus menaikan pajak rokok itu sendiri, sehingga harga dari rokok itu sendiri akan meningkat dan tentunya hanya orang orang tertentu saja yang dapat mengkonsumsi roko tersebut, sehingga pengguna rokok akan berkurang. Dan dana dari pajak rokok tersebut dapat di gunakan untuk berbagai hal yang positif, contohnya saja untuk biaya kesehatan. Masalah tentang pajak rokok tersebut telah di bahas dalam sebuah seminar yang bertemakan “ peranan kebijakan fiskal dalam promosi kesehatan melalui pengendalian tembakau” dimana seminar tersebut di laksakan pada 6 november di jakarta.
Perang rokok dengan kesehatan masyarakat Indonesia tentunya menjadi masalah yang harus segera di selesaikan. Pajak rokok yang di pungut sebesar 10 % di nilai tidak dapat mengehentikan para perokok untuk berhenti mengkonsumsi roko itu sendiri, sehingga pemrintah di harapakan meningkatkan pajak rokok untuk memberikan dampak yang positif berupa penurunan pengguna rokok itu sendiri. Dan pada periode 2014 pemerintah di minta untuk memprioritaskan kesehata masyarakat, meskipun pemerintah membutuhkan dana yang cukup besar dalam membantu roadmap kebijakan cukai dan juga harga tembakau itu sendiri.

 

Bagaimanapun pemerintah harus lebih mementingkan kesehatan setiap masyarakatnya, karena dampak dari rokok itu sendiri tidak hanya di dapatkan oleh para perokok aktif yang mengisap roko tersebut, namun parahnya justru para peroko passif yang menghirup asap rokok dari seseorang yang merokok itu sendiri dapat memberikan resiko yang justru lebih berat. Dan dampak dari rokok sangat merugikan kesehatan masyarakat indonesia, yang kemudian dapat mempengaruhi kinerja masarakat indonesia itu sendiri untuk dapat semakin memajukan daerah. Pajak rokok harus segera di tinggatkan untuk meminimalisir para pengguna rokok, sehingga masalah rokok perlahan dapat di atasi, karena dengan harga yang mahal tentunya hanya golongan golongan tertentu yang dapat mengkonsumsi rokok itu sendiri. Karena indonesia merupakan salah satu negara yang paling aktif dalam penggunaan rokok, dimana Cina merupakan negara pengguna rokok terbesar di dunia. Jadi, Indonesia harus segera menaikan pajak rokok di Indonesia, dengan demikian akan dapat mengatasi masalah kesehatan rakyat.

 

Leave a Reply