“Toilet Umum” Supertrap Mendapat Hujatan

Kebetulan beberapa hari yang lalu saya menyaksikan acara Supertrap. Episode kali ini tentang “Toilet Umum” yang di desain sedemikian rupa hingga ketika ada orang yang masuk ke dalamnya toilet akan diangkat naik. Terang sekali saya pribadi tidak suka dengan episode ini karena kamera merekam jelas bagian alat vital para korbannya, meskipun ketika disiarkan mendapatkan sensor. Terlebih ketika toilet diangkat ke atas hingga seluruh orang yang ada di sekitar bisa melihat underwear korban. Apakah itu mendidik?

Benar saja ternyata setelah diatayangkannya episode “Toilet Umum” itu Trans TV mendapatkan banyak sekali hujatan baik secara langsung hingga cuap-cuap di dunia maya. Mulai banyak pemberitaan tentang acara yang tak bermoral ini. Ezky Suyanto selaku komisioner KPI juga menganggap tayangan tersebut telah melanggar norma kesusilaan. “Sekarang sudah 1.109 pengaduan, itu pengaduan resmi ke KPI pusat. Yang kami terima melalui Facebook, SMS, Twitter, BBM lebih banyak,” ungkapnya. Dengan banyaknya pengaduan seperti ini sangat mendorong pihak KPI tentunya yang kemudian memberikan sanksi administratif kepada pihak Trans TV.

Hal ini tentu sangat berbanding terbalik dengan semboyan-semboyan yang diusung oleh Trans TV yang katanya anak muda yang keren dan cerdas. Ratusan juta orang menyaksikan para korban yang dipermalukan. Mungkin yang ditampilkan adalah beberapa orang yang tidak melakukan protes. Tapi jika saya menjadi korban disana sudah pasti saya hancurkan toilet bodoh seperti itu.

Berkelit..

Banyaknya pemberitaan yang menyudutkan tayangan Supertrap ini agaknya membuat pihak Trans TV gusar. Namun bukannya murni minta maaf kepada masyarakat, pihak Trans TV berkelit dan menyatakan bahwa acara Supertrap episode “Toilet UMUM” ini hanyalah rekayasa dan para korban hanyalah talent atau orang yang dibayar.

“Ini bagian dari entertain, maksudnya semua tayangan Super Trap real namun beberapa kuota tayangan kita membuat rekayasa adegannya,” kata Mayo yang merupakan eksekutif produser Supertrap, saat ditemui kapanlagi.com di kantor KPI bilangan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu.

Kontan saja banyak yang menganggap ini hanyalah bualan belaka. Karena saya yang melihat sendiri tayangan episode ” Toilet Umum” itu dan menurut saya ekspresi yang dikeluarkan oleh para korban adalah ekspresi natural dan tak direkayasa. Kalaupun itu rekayasa tentunya mereka akan sangat bebakat untuk dimainkan dalam sinetron-sinetron untuk menggantikan artis karbitan karena ekspresi mereka sangatlah profesional.

Bukan hanya saya yang beranggapan demikian. Berikut ini beberapa pendapat masyarakat yang berbicara di dunia maya,

supertrap toilet umum

Komentar di id.omg.yahoo.com

Supertrap toilet umum

Komentar Tweep

Supertrap trans TV

supertrap trans tv

Komentar Facebookers

Bagaimana dengan pendapat anda?

2 Responses to ““Toilet Umum” Supertrap Mendapat Hujatan”
  1. obat herbal 10/12/2012

Leave a Reply