siputro.com

Home » Pendidikan Indonesia » Prinsip Pengukuran dan Penilaian

pasang iklan murah

Prinsip Pengukuran dan Penilaian

September 10th, 2012 Admin 6873 Views 0 Comments

Semester baru kita mulai bergulir dan bahan kulia mulai terlihat menumpuk di depan mata. Kenapa saya bisa ada di jenjeng ini? Di mata kuliah evaluasi pembelajaran yang merupakan salah satu mata kuliah bersyarat. Sebenarnya ini merupakan salah satu tujuan dari evaluasi pembelajaran. Dengan (alhamdulillah) dianggap lulus di mata kuliah sebelumnya, telaah kurikulum, saya dapat mengikuti mata kuliah selanjutnya. Ini membuktikan kebenaran konsep evaluasi yang merupakan proses berkelanjutan.

Tak jarang masih banyak orang yang sulit untuk membedakan apa itu evaluasi, tes, pengukuran dan penilaian. Apa yang dikerjakan sebenarnya hampir sama, namun jika kita telaah lagi prinsip-prinsipnya maka kita akan dengan mudah untuk membedakannya. Sebenarnya tes, evaluasi, pengukuran dan penilaian merupakan suatu hierarki yang saling berkaitan satu sama lain dalam proses KBM. Dan pada artikel ini saya akan coba sedikit membahas prinsip-prinsip dari keempatnya khususnya prinsip pengukuran dan penilaian.

Prinsip Evaluasi

Banyak sekali definisi evaluasi yang dikeluarkan oleh para ahli. Seperti yang disampaikan oleh Tague-Sutclife (1996 : 1-3),  yang mengartikan evaluasi bukan sekadar menilai suatu aktivitas secara spontan dan insidental, melainkan merupakan kegiatan untuk menilai hal-hal secara terencana, sistematik, dan terarah dengan berdasar pada tuiuan yang jelas. Di dalam pengertian ini yang bisa kita ambil adalah di dalam evaluasi terdapat proses penilaian untuk menilai data dan informasi yang telah berhasil dikumpulkan. Hingga pada akhirnya dengan penilaian tersebut kita dapat menentukan keputusan-keputusan yang tepat dan sesuai dengan kenyataan (data dan informasi) yang ada.

 

Prinsip Penilaian

Penilaian atau assessment adalah berbagai cara yang dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh kompetensi yang berhasil dicapai oleh peserta didik. Crawford (2000 : 13), mengartikan penilaian sebagai suatu proses untuk mengetahui atau menguji apakah suatu kegiatan, proses kegiatan, dan out put suatu program telah sesuai dengan tujuan atau kriteria yang telah ditentukan. Jelas di sini sebelum kita melakukan penilaian kita terlebih dahulu harus mempunyai kriteria-kriteria yang akan kita capai. Dalam membuat kriteria-kriteria ini maka pengukuranlah yang berperan di sini. Sehingga kita dapat melakukan perbandingan untuk menentukan layak atau tidaknya.

Namun beberapa kasus mungkin akan menunjukkan jika penilaian terkadang tidak perlu harus selalu melalui proses pengukuran. Karena bisa jadi untuk beberapa situasi kriteria-kriteria yang diperlukan telah disediakan atau menggunakan kriteria-kriteria sebelumnya. Di sini evaluator dappat langsung membandingkan data dengan kriteria yang ada untuk melakukan penilaian.

 

Prinsip Pengukuran

Pengukuran atau mengukur merupakan kegiatan membandingkan sesuatu. Pengukuran menggunakan satuan-satuan tertentu sehingga pengukuran dianggap bersifat kuantitatif. Tidak ada definisi khusus mengenai prinsip pengukuran ini karena hampir setiap hari kita melakukan pengukuran, entah sadar ataupun tidak.

 

Kesimpulan:

Kesimpulan yang dapat kita ambil di sini adalah dalam melakukan sebuah evaluasi kita juga akan melakukan penilaian dan pengukuran di dalamnya untuk menguji data atau informasi yang kita peroleh apakah telah sesuai dengan kriteria dan tujuan awal dilakukannya kegiatan pembelajaran. Untuk memperkuat kesimpulan ini saya sangat setuju jika kita menggunakan definisi yang dikeluarkan oleh Arikunto (2009 : 3) yang menyatakan bahwa mengukur adalah ,membandingkan sesuatu dengan satu ukuran (bersifat kuantitatif), menilai adalah mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik buruk (bersifat kualitatif), dan evaluasi meliputi kedua langkah tersebut di atas.

Semoga bermanfaat.

sumber referensi: hxxp://bangfajars.wordpress.com/2009/09/03/pengertian-evaluasi-menurut-pakar/


Pernah menuliskan salah satunya?

prinsip pengukuran (39), prinsip-prinsip pengukuran (16), prinsip dalam pengukuran data (15), prinsip-prinsip penilaian dalam evaluasi pembelajaran (9), PRINSIP PRINSIP TES DAN PENGUKURAN (7), prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi pembelajaran bahasa inggris (6), prinsip pengukuran data (5), konsep evaluasi pengukuran dan assesmen dalam pendidikan (5), prinsip pengukuran dan penilaian (5), beberapa prinsip dalam pengukuran data (5), prinsip-prinsip penilaian dan pengukuran (4), pengertian prinsip tujuan etika dan proses Asesmen (4), fungsi penilaian dan pengukuran (4), pengertian pengukuran dalam evaluasi pendidikan (4), prinsip evaluasi penilaian di paud (4), prinsip-prinsip penilain dan evaluasi pembelajaran bahasa inggris (3), prinsip-prinsip penilaian dalam evaluasi (3), penjelasan empat prinsip penilaian dan evaluasi pembelajaran bahasa inggris (3), prinsip prinsip pengukuran (3), Tujuan prinsip dan kriteria evaluasi yang baik (3), prinsip pengukuran dalam pendidikan (3), prinsip-prinsip tes dan pengukuran (3), prinsip evaluasi (3), prinsip pelaksanaan kegiatan pengukuran dan penilaian (3), pengukuran dan penilaian (2), 

Anda baru saja membaca Prinsip Pengukuran dan Penilaian. Artikel ini ditulis di dalam kategori Pendidikan Indonesia. Anda bebas mengshare artikel ini, namun gunakanlah etika yang baik dengan tetap menuliskan sumber link artikel Prinsip Pengukuran dan Penilaian ini.
Daftarkan email anda untuk berlangganan artikel kami:
Jangan lupa konfirmasi via email, ya!

Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia

Artikel lain:

Leave a Reply to this Post

= 1+6 [required]

Pasang Iklan, SEO Jaguars, Jaguar 2, Fair Gadget, Yoetama, Terapi Diabetes, Dana Usaha

Cerpen Sobat
  • Menara Angin

    cerpen menara angin

    [...] Kami nggak mentingin pertemuan sebagai alasan buat ngehambat hubungan ini, yang jelas kami cocok satu sama lain. Di saat kelulusan nanti waktu yang tepat. [...]

  • Zee’s Hand Diary

    nikah lo pikir mudah

    [...] Ini diaryku kisah tentang hidupku kisah nyataku. Tak peduli sebesar apa ketidaksukaan orang lain bagiku cemo’ohan mereka, penyemangat kebangkitanku. [...]

  • Kesuma Bunda (Ibuku Pahlawanku)

    nikah lo pikir mudah

    [...] Bunda nggak nyangka anakku sendiri bahkan tak bisa bersikap baik padaku. Mungkin ini memang salah Bunda yang nggak pernah menceritakan semuanya padamu [...]

  • Ku Hampir Kuncup

    ku hampir kuncup

    [...] “Oh, tidak. Ya Allah apakah sekeras ini cobaan yang Engkau berikan?” Rintihku mrnyesakkan dada, hingga rasanya aku tak sanggup untuk bernafas. [...]

  • Nikah??? Lo pikir Gampang!!

    nikah lo pikir mudah

    [...] Mungkin bener kata orang-orang tua, Rona pamali waktu ngambil barang hujan deres banget dan saat akan dibawa ke rumah Randy di malah nangis dan noleh [...]

sejarawan.com
jokam palembang
pasang iklan baris