siputro.com

Home » HAM, PPKn » Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia)

pasang iklan murah

Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia)

September 1st, 2012 Admin 2632 Views 1 Comment

Setiap manusia lahir dengan hak asasi manusia yang melekat pada dirinya. Hak yang dimaksud ini dianggap sebagai hak yang wajib dimiliki oleh setiap manusia sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karenanya tanpa membedakan ras, suku, agama, dan jenis kelamin seseorang tidak dapat diperlakukan semena-mena melebihi batas hak asasi yang dimilikinya. Hak asasi manusia yang dimiliki semua orang ini bersifat universal dan selalu berkembang seiring berkembangnya tingkat kehidupan manusia. Secara umum dapat diambil pengertian HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusiasebagai makhluk Tuhan yang maha esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara hukum, pemerintahan, dan setiap orang lain demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.

Menurut Oemar Seno Aji HAM adalah hak yang melekat pada martabat manusia sebagai insan ciptaan Tuhan Yang Maha ESA, seperti keselamatan, keamanan, dan kebebasan dengan sifat tidak boleh dilanggar oleh siapa pun dan merupakan holy Area (wilayah suci). HAM menjadi salah satu aspek vital yang harus terus diperhatikan meskipun di era modern ini hampir seluruh negara telah mendapatkan kemerdekaan. Bahkan di zaman modern seperti inilah sering terjadi pelanggaran hak asasi manusia yang tersirat dan tak terangkat ke permukaan karena teerlindung oleh kecanggihan tekhnologi yang ada.

Banyak macam-macam HAM yang wajib untuk dilindungi. Perlindungan terhadap hak asasi manusia merupakan aspek terpenting dalam menentukan suksesnya penyelenggaraan negara. Hak asasi dan kebebasan dasar manusia ini tidak dapat dipisahkan dari manusia karena dengan hilangnya hak asasi maka akan hilang pula martabat yang dimilikinya. Oleh karenanya Indonesia sebagai negara hukum wajib melindungi dan memperjuangkan penegakan hak asasi manusia. Selain itu instrumen penegakan HAM ini juga wajib dimuat dalam konstitusi atau UUD.


Pernah menuliskan salah satunya?

pengertian ham (70), pengertian ham secara umum (19), pengertian HAM menurut para ahli (19), pengertian hak asasi manusia secara umum (13), pengertian hak asasi manusia menurut para ahli (12), kategori HAM secara umum (6), HAM menurut para ahli (6), pengertian ham dan macam-macam ham (6), definisi ham (5), artikel kategori ham secara umum (5), pengertian hak asasi manusia menurut oemar seno aji (3), definisi ham menurut para ahli (3), pengertian tentang ham (3), deskripsi ham menurut para ahli (3), pengertian ham menurut oemar seno aji (3), pengertian ham menurut para ahli indonesia (3), definisi hak asasi manusia menurut para ahli (3), tuliskan 3 ham menurut para ahli (3), artikel pengertian ham (3), pengertian hak asasi manusia (3), artikel ham secara umum (3), arti penegakan ham (3), pengertian penegakan ham (2), macam-macam ham menurut para ahli (2), rangkuman pengertian ham (2), 

Anda baru saja membaca Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia). Artikel ini ditulis di dalam kategori HAM, PPKn. Anda bebas mengshare artikel ini, namun gunakanlah etika yang baik dengan tetap menuliskan sumber link artikel Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia) ini.
Daftarkan email anda untuk berlangganan artikel kami:
Jangan lupa konfirmasi via email, ya!

Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia

Artikel lain:

One Response to “Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia)”

  1. Software Bee says:

    Hak asasi manusia hanyalah buatan manusia

 

Leave a Reply to this Post

= 1+7 [required]


Cerpen Sobat
  • Menara Angin

    cerpen menara angin

    [...] Kami nggak mentingin pertemuan sebagai alasan buat ngehambat hubungan ini, yang jelas kami cocok satu sama lain. Di saat kelulusan nanti waktu yang tepat. [...]

  • Zee’s Hand Diary

    nikah lo pikir mudah

    [...] Ini diaryku kisah tentang hidupku kisah nyataku. Tak peduli sebesar apa ketidaksukaan orang lain bagiku cemo’ohan mereka, penyemangat kebangkitanku. [...]

  • Kesuma Bunda (Ibuku Pahlawanku)

    nikah lo pikir mudah

    [...] Bunda nggak nyangka anakku sendiri bahkan tak bisa bersikap baik padaku. Mungkin ini memang salah Bunda yang nggak pernah menceritakan semuanya padamu [...]

  • Ku Hampir Kuncup

    ku hampir kuncup

    [...] “Oh, tidak. Ya Allah apakah sekeras ini cobaan yang Engkau berikan?” Rintihku mrnyesakkan dada, hingga rasanya aku tak sanggup untuk bernafas. [...]

  • Nikah??? Lo pikir Gampang!!

    nikah lo pikir mudah

    [...] Mungkin bener kata orang-orang tua, Rona pamali waktu ngambil barang hujan deres banget dan saat akan dibawa ke rumah Randy di malah nangis dan noleh [...]

sejarawan.com
jokam palembang
pasang iklan baris