Latar Belakang, “Beasiswa Orang Tua Asuh”

Latar Belakang, “Beasiswa Orang Tua Asuh”. Pendidikan sejatinya merupakan bekal yang sangat penting bagi manusia dalam melangsungkan hidupnya. Pendidikan yang membantu mereka berkembang menjadi individu-individu yang dibutuhkan dalam lingkungan masyarakatnya. Mustahil suatu negara maju tanpa mengembangkan sektor pendidikannya. Contoh paling dekat adalah negara kita yang secara yuridis menyematkan tujuan negara yang berupa sektor pendidikan di dalam konstitusi, tepatnya pada pembukaan UUD 1945.

Meskipun belum dapat dikatakan 100% telah tercapai, setidaknya banyak program-program yang telah dikeluarkan oleh pemerintah dalam kaitannya mencapai tujuan negara, mencerdaskan kehidupan bangsa. Beberapa diantaranya seperti wajib belajar 9 tahun, sertifikasi guru, sampai program yang berbunyi ‘sekolah gratis’. Ada yang berjalan, ada juga yang tidak. Ada yang tepat guna, ada juga yang tidak. Dan ada yang jelas, ada juga yang tidak. Walaupun tanpa sadar sebenarnya semuanya perlahan menjadi sorotan publik kita.

Ada yang jelas, ada juga yang tidak, mungkin ini tepat jika kita kaitkan dengan program sekolah gratis yang banyak digembor-gemborkan saat ini, terlebih ketika kampanye, khususnya wilayah Sumatera Selatan. Betapa tidak, dikatakan program ini tidak jelas karenadalam kenyataannya tidak ada yang pure 100% sekolah gratis. Kita belum berbicara untuk sekolah favorit atau swasta yang memerlukan dana oprasional besar, di sini kita cukup menyoroti sekolah-sekolah dasar yang ada di daerah.

Tidak ada yang 100% gratis, itu faktanya. Yang dimaksud gratis itu ternyata dalam aplikasinya hanya berupa penggratisan dana SPP. Tidak heran jika masih banyak anak-anak tidak mampu yang tidak sekolah karena mereka tidak mampu membeli atribut sekolah pendukung lainnya. Yang dimaksudkan atribut lainnya di sini adalah berupa seragam dan alat-alat tulis. Tentu sangat lucu ketika hal yang katanya gratis pada aplikasinya tak benar-benar gratis. Lah kan ada dana BOS? Maaf bukan suudzon, tapi sebaiknya kita tidak membicarakan dana BOS di sini. Karena pada faktanya saya sendiri tidak pernah melihat dana BOS itu seperti apa.

Atas dasar pemikiran di atas kami mempertimbangkan untuk mengumpulkan dana yang berupa dana bantuan orang tua asuh dan donasi bebas untuk membantu anak-anak yang tidak mampu. Bantuan yang diberikan berupa bantuan non SPP, yakni berupa 2 stel seragam (merah-putih dan pramuka) beserta atribut dan beberapa alat tulis.
Semoga dapat terlaksana sesuai rencana yang ada.

Indahnya dunia ketika kita dapat saling berbagi.


Pernah menuliskan salah satunya?

yhs-mystartdefault (170), orang tua asuh (30), beasiswa orang tua asuh (16), proposal orang tua asuh (15), bea siswa orang tua tidak mampu (1), file makalahlatar belakang permasalan asuransi (1), LATAR BELAKANG ANAK ASUH (1), 

3 Responses to “Latar Belakang, “Beasiswa Orang Tua Asuh””
  1. ARMAN 18/03/2012
  2. KangFarhan 14/03/2012
    • inoputro 14/03/2012

Leave a Reply