siputro.com

Home » Pendidikan Indonesia » Pemikiran Awal dalam Persiapan Pembelajaran (part 2)

pasang iklan murah

Pemikiran Awal dalam Persiapan Pembelajaran (part 2)

February 4th, 2012 Admin 851 Views 0 Comments

Artikel lanjutan …

<<= Pemikiran Awal dalam Persiapan Pembelajaran (part 1)

Selanjutnya metode pembelajaran dijabarkan ke dalam teknik dan gaya pembelajaran. Dengan demikian, teknik pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik. Misalkan, penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri, yang tentunya secara teknis akan berbeda pula, dengan penggunaan metode diskusi, perlu digunakan teknik yang berebeda pada kelas yang siswanya tergolong aktif dengan kelas yang siswanya tergolong pasif.  Dalam hal ini, guru pun dapat berganti-ganti tekhnik meskipun dalam koridor metode yang sama.

Sementara taktik pembelajaran merupakan gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual. Misalkan, terdapat dua orang sama-sama menggunakan metode ceramah, tetapi mungkin akan sangat berbeda dalam taktik yang digunakannya. Dalam penyajiannya, yang satu cenderung banyak diselingi dengan humor karena memang dia memiliki sense of humor yang tinggi, sementara yang satunya lagi kurang memiliki sense of humor, tetapi lebih banyaj menggunakan alat bantu elektronik karena memangdia sangat menguasai bidang itu. Dalam gaya pembelajaran akan tampak keunikan atau ke kekhasan dari masing-masing guru, sesuai dengan kemampuan, pengalaman dan tipe kepribadiandari guru yang bersangkutan. Dalam taktik ini, pembelajaran akan menjadi sebuah ilmu sekaligus juga seni (kiat).

Apabila antara pendekatan, strategi, metode, teknik dan bahkan taktik pembelajaran sudah terangkai menjadi satu kesatuan yang utuh maka terbentuklah apa yang disebut dengan model pembelajaran. Jadi, model pembelajaran pada dasarnya merupakan bentukpembelajaran yang terganbar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Dengan kata lain model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran.

Berkenaan juga dengan model pembelajaran, Bruce Joyce dan Marsha Weil (Dedi Supriawan dan A. Benyamin Surasega, 1990) mengetengahkan 4 kelompok model pembelajaran, yaitu: model interaksi sosial, model pengolahan informasi, model personal-humanistik dan model modifijasi tingkah laku. Kendati demikian, seringkali penggunaan istilah model pembelajaran tersebut diidentikkan dengan strategi pembelajaran.

Untuk lebih jelasnya, posisi hierakis dari masing-masing istilah tersebut, kiranya dapat divisualisasikan sebagai berikut:

Di luar istilah tersebut, dalam proses pembelajaran dikenal pula istilah desain pembelajaran. Jika strategi pembelajaran lebih berkenaan dengan pola umum dan prosedur umum aktifitas pembelajaran, sedangkan desain pembelajaran lebih menunjuk kepada cara-cara merencanakan suatu sistem lingkungan belajar tertentu setelah ditetapkan strategi pembelajaran tertentu. Jika dianalogikan dengan pembuatan rumah, strategi membicarakan tentang berbagai kemungkinan tipe atau jenis rumah yang akan dibangun (rumah joglo, rumah gadang, rumah modern, dan sebagainya), masing-masing akan menampilkan kesan dan pesan yang berbeda dan unik. Sedangkan desain adalah menetapkan cetak biru (blue print) rumah yang akan dibangun beserta bahan-bahan yang diperlukan dan urutan-urutan langkah konstruksinya, maupun kriteria penyelesaiannya, mulai dari tahap awal sampai dengan tahap akhir, setelah ditetapkan tipe rumah yang akan dibangun.

….
Berdasarkan uraian diatas, bahwa untuk dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, seorang guru dituntut dapat memahami dan memiliki keterampilan yang memadai dalam mengembangkan berbagai model pembelajaran yang efektif, kreatif dan menyenangkan, sebagaiman diisyaratkan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

Mencermati upaya reformasi pembelajaran yang sedang dikembangkan di Indonesia, para guru atau calon guru saat ini banyak ditawari dengan aneka pilihan model pembelajaran, yang kadang-kadang untuk kepentingan penelitian (penelitian akademik maupun penelitian tindakan) sangat sulit menemukan sumber-sumber literaturnya. Namun, jika para guru (calon guru) telah dapat memahami konsep atau teori dasar pembelajaran yang merujuk pada proses (beserta konsep dan teori) pembelajaran sebagaimana dikemukakan di atas, maka pada dasarnya guru pun dapat secara kreatif mencobakan dan mengembangkan model pembelajaran tersendiri yang khas, sesuai dengan kondisi nyata di tempat kerja masing-masing, sehingga pada gilirannya akan muncul model-model pembelajaran versi guru yang bersangkutan, yang tentunya semakin memperkaya khazanah model pembelajaran yang telah ada.

Guru atau calon guru? Sudahkan terpikir untuk membuat model pembelajaran cersi anda sendiri?

sumber:

Bahan ajar Mata Kuliah Pendidikan IPS, semester 3

*update 22/02/2012: ternyata artikel ini dirangkum dari artikel salah satu sobat blogger.

spesial thanks to Akhmad Sudrajat ^-^


Pernah menuliskan salah satunya?

persiapan pembelajaran (56), pemikiran pembelajaran dalam negara (4), cara persiapan mengajar (3), makalah tentang pemikiran guru dalam mengajar (2), cara guru menerapkan staregi pembelajaran dengan humor (2), taktik pembelajaran (2), dedi supriawan model pembelajaran (2), teori dalam awal mengajar (2), persiapan awal pembelajaran (2), model pembelajaran marsha (2), kesiapan awal dalam belajar smp (2), apakah sama model pembelajaran dengan tipe pembelajaran (2), kata humor sebelum mengajar (2), penelitian tentang kesiapan guru sebelum pembelajaran (1), persiapan calon guru sebelum mengajar (1), pemikiran tentang pembelajaran dalam negara (1), permulaan sampai akhir tekhnik cara metode mengajar (1), pemikiran bruce joyce marsha weil (1), pembelajaran di sd awal sampai akhir (1), model pembelajaran bruce joyce tentang pengolahan informasi (1), model pembelajaran humor (1), model pembelajaran joice dan bruce (1), model pengajaran memproses informasi bruce joyce (1), MODEL PERSIAPAN MENGAJAR (1), model persiapan mengajar adalah (1), 

Anda baru saja membaca Pemikiran Awal dalam Persiapan Pembelajaran (part 2). Artikel ini ditulis di dalam kategori Pendidikan Indonesia. Anda bebas mengshare artikel ini, namun gunakanlah etika yang baik dengan tetap menuliskan sumber link artikel Pemikiran Awal dalam Persiapan Pembelajaran (part 2) ini.
Daftarkan email anda untuk berlangganan artikel kami:
Jangan lupa konfirmasi via email, ya!

Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia

Artikel lain:

Leave a Reply to this Post

= 2+7 [required]

Pasang Iklan, SEO Jaguars, Jaguar 2, Fair Gadget, Yoetama, Terapi Diabetes, Dana Usaha

Cerpen Sobat
  • Menara Angin

    cerpen menara angin

    [...] Kami nggak mentingin pertemuan sebagai alasan buat ngehambat hubungan ini, yang jelas kami cocok satu sama lain. Di saat kelulusan nanti waktu yang tepat. [...]

  • Zee’s Hand Diary

    nikah lo pikir mudah

    [...] Ini diaryku kisah tentang hidupku kisah nyataku. Tak peduli sebesar apa ketidaksukaan orang lain bagiku cemo’ohan mereka, penyemangat kebangkitanku. [...]

  • Kesuma Bunda (Ibuku Pahlawanku)

    nikah lo pikir mudah

    [...] Bunda nggak nyangka anakku sendiri bahkan tak bisa bersikap baik padaku. Mungkin ini memang salah Bunda yang nggak pernah menceritakan semuanya padamu [...]

  • Ku Hampir Kuncup

    ku hampir kuncup

    [...] “Oh, tidak. Ya Allah apakah sekeras ini cobaan yang Engkau berikan?” Rintihku mrnyesakkan dada, hingga rasanya aku tak sanggup untuk bernafas. [...]

  • Nikah??? Lo pikir Gampang!!

    nikah lo pikir mudah

    [...] Mungkin bener kata orang-orang tua, Rona pamali waktu ngambil barang hujan deres banget dan saat akan dibawa ke rumah Randy di malah nangis dan noleh [...]

sejarawan.com
jokam palembang
pasang iklan baris