siputro.com

Home » Pendidikan Indonesia » Macam-macam Metode Pembelajaran (part 2)

pasang iklan murah

Macam-macam Metode Pembelajaran (part 2)

February 18th, 2012 Admin 4656 Views 6 Comments

Artikel Macam-macam Metode pembelajaran (part 2) ini adalah lanjutan dari =>> Macam-macam Metode Pembelajaran part 1 dan Metode Pembelajaran Mutakhir

Metode Jigsaw

Metode pembelajaran jigsaw adalah metode pembelajaran yang hampir sama dengan metode pembelajaran skrip kooperatif, namun pada metode pembelajaran jigsaw pembagian topik dan pembagian tugas lebih spesifik lagi.

Adapun langkah-langkah metode jigsaw, yakni:

langkah 1:

  1. Guru bertugas membagi topik menjadi sub topik yang lebih kecil lagi (contoh 4 topik)
  2. Guru membagi siswa kedalam kelompok (kelompok awal) belajar yang terdiri dari 4 orang.
  3. Setiap siswa di dalam kelompok berbagi tugas sebagai tim ahli (mudahnya dibagi tim ahli 1-4).
  4. Siswa kembali dikelompokkan berdasarkan persamaan tim ahli.
  5. Kelompok tim ahli (kelompok baru) dibagi topik yang telah dipersiapkan dan menjadi tanggung jawab masing-masing tim ahli.

Langkah 2:

  1. Siswa yang berada dalam tim ahli bekerja sama menyelesaikan tugas kooperatifnya yang meliputi:
  2. Belajar dan menjadi ahli dalam subtopik bagiannya.
  3. Membuat rencana bagaimana cara mengajarkan subtopik yang menjadi bagiannya kepada kelompok awal.

Langkah 3:

  1. Siswa kembali ke kelompok awal dengan peran sebagai ahli dalam sub-topiknya.
  2. Siswa saling mengajarkan tentang sub topik yang dikuasainya. Mulai dari tim ahli 1 dan bergilir hingga tim ahli 4 hingga semua sub topik dapat diterima oleh semua anggota kelompok awal.
  3. Guru melakukan evaluasi.

 

Kelebihan metode pembelajaran jigsaw:

  1. Siswa lebih aktif.
  2. Siswa lebih memahami topik yang diberikan karena dipelajari lebih dalam dan sederhana dengan anggota kelompoknya.
  3. Topik yang diberikan dapat merata.
  4. Meningkatkan kerja sama tim.

Kekurangan metode pembelajaran jigsaw:

  1. Waktu yang dibutuhkan cukup panjang.
  2. Jika tidak di dukung dengan kondisi kelas yang mumpuni (luas) metode sulit di jalankan mengingat siswa harus beberapa kali berpindah dan berganti kelompok.

 

Numbered Heads Together

Numbered Heads Together adalah metode pembelajaran yang menuntut keseriusan siswa dalam belajar. Karena pada pelaksanaanya guru akan melakukan evaluasi secara acak pada siswa dengan memilih nomor yang telah diberikan sebelumnya.

Langkah-langkah metode numbered heads together:

  1. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok.
  2. Semua siswa diberikan nomor yang berbeda.
  3. Guru membagikan tugas kepada masing-masing kelompok.
  4. Siswa bekerjasama di dalam kelompok menyelesaikan tugas yang diberikan.
  5. Setelah diskusi selesai guru memanggil secara acak nomor yang diberikan
  6. Siswa yang terpilih bertugas memaparkan hasil diskusi kelompoknya.
  7. Guru mempersilahkan siswa lain untuk menyampaikan tanggapannya mengenai hasil diskusi yang disampaikan.
  8. Guru memanggil nomor lain dan begitu seterusnya.
  9. Kesimpulan.

Kelebihan metode numbered heads together:

  1. Setiap siswa menjadi siap dalam belajar.
  2. Siswa memiliki motivasi untuk serius dalam belajar.

Kekurangan metode numbered heads together:

  1. Tidak semua nomor dipanggil oleh guru.
  2. Bagi siswa yang tidak terpanggil akan menjadi jenuh dan cenderung kembali pasif.

 

Model Student Teams – Achievment Divisions (STAD)

Metode STAD ini merupakan metode yang mengelompokkan siswa secara heterogen kemudian siswa yang pandai akan mengajarkan kepada siswa lain hingga mengerti.

Langkah-langkah metode STAD:

  1. Guru membagi siswa dalam kelompok yang beranggotakan 4 orang secara heterogen (baik secara suku, agama, ras, prestasi).
  2. Guru memberikan tugas kepada masing-masing kelompok dan di sini siswa yang lebih pandai akan membantu siswa lainnya hingga bisa mengerjakan tugas.
  3. Guru memberikan kuis kepada seluruh siswa (dikerjakan secara individual)
  4. Guru memberi evaluasi.

Kelebihan metode STAD:

  1. Seluruh siswa menjadi lebih siap.
  2. Melatih siswa dalam bekerja sama.

Kekurangan metode STAD:

  1. Banyak anggota kelompok yang mengalami kesulitan.
  2. Metode sulit dilakukan jika jumlah siswa yang pandai lebih sedikit dibandingkan siswa yang kurang pandai.
  3. Membedakan siswa (yang pandai dan yang kurang pandai).

<update>

=>> Metode Team Games Tournament (part 3)


Pernah menuliskan salah satunya?

Macam-macam metode mengajar (102), langkah-langkah metode jigsaw (24), kelebihan dan kekurangan metode jigsaw (21), macam macam metode pembelajaran jigsaw (20), langkah-langkah metode stad (18), macam metode pembelajaran kooperatif (16), pengertian metode pembelajaran (15), macam macam metode pembelajaran bahasa indonesia (13), jenis jenis model pembelajaran (13), pengertian metode pembelajaran jigsaw (12), metode stad (12), macam-macam metode pembelajaran serta kelebihan dan kekurangannya (11), macam macam metode belajar (11), kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran (11), kelebihan dan kekurangan model pembelajaran jigsaw (11), kelebihan model pembelajaran stad (11), kelebihan dan kekurangan metode stad (10), kelemahan metode jigsaw (10), pengertian metode jigsaw (10), Pengertian metode stad (10), manfaat metode pembelajaran (10), kelemahan dan kelebihan metode jigsaw (9), kelebihan metode jigsaw (9), macam macam metode belajar mengajar (9), kelebihan dan kelemahan metode jigsaw (8), 

Anda baru saja membaca Macam-macam Metode Pembelajaran (part 2). Artikel ini ditulis di dalam kategori Pendidikan Indonesia. Anda bebas mengshare artikel ini, namun gunakanlah etika yang baik dengan tetap menuliskan sumber link artikel Macam-macam Metode Pembelajaran (part 2) ini.
Daftarkan email anda untuk berlangganan artikel kami:
Jangan lupa konfirmasi via email, ya!

Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia

Artikel lain:

6 Responses to “Macam-macam Metode Pembelajaran (part 2)”

  1. arif pri says:

    nice posting sobat, smg sukses selalu…

  2. mipta says:

    info yg bernfaat sob, namun sayangnya makul ini sudah kelewatan..hhee :D

  3. sweethy says:

    Pelajaran ini saya dapatkan waktu saya kuliah Akta IV. Pernah dapet juga tugas dari dosen untuk mencari macam2 metode pembelajaran yang inovatif. Thanks artikelnya sangat mengingatkan saya pada saat kuliah.

Trackbacks/Pingbacks

 

Leave a Reply to this Post

= 5+6 [required]

Pasang Iklan, SEO Jaguars, Jaguar 2, Fair Gadget, Yoetama, Terapi Diabetes, Dana Usaha

Cerpen Sobat
  • Menara Angin

    cerpen menara angin

    [...] Kami nggak mentingin pertemuan sebagai alasan buat ngehambat hubungan ini, yang jelas kami cocok satu sama lain. Di saat kelulusan nanti waktu yang tepat. [...]

  • Zee’s Hand Diary

    nikah lo pikir mudah

    [...] Ini diaryku kisah tentang hidupku kisah nyataku. Tak peduli sebesar apa ketidaksukaan orang lain bagiku cemo’ohan mereka, penyemangat kebangkitanku. [...]

  • Kesuma Bunda (Ibuku Pahlawanku)

    nikah lo pikir mudah

    [...] Bunda nggak nyangka anakku sendiri bahkan tak bisa bersikap baik padaku. Mungkin ini memang salah Bunda yang nggak pernah menceritakan semuanya padamu [...]

  • Ku Hampir Kuncup

    ku hampir kuncup

    [...] “Oh, tidak. Ya Allah apakah sekeras ini cobaan yang Engkau berikan?” Rintihku mrnyesakkan dada, hingga rasanya aku tak sanggup untuk bernafas. [...]

  • Nikah??? Lo pikir Gampang!!

    nikah lo pikir mudah

    [...] Mungkin bener kata orang-orang tua, Rona pamali waktu ngambil barang hujan deres banget dan saat akan dibawa ke rumah Randy di malah nangis dan noleh [...]

sejarawan.com
jokam palembang
pasang iklan baris