Sifat dan Fungsi Partai Politik

inoputro(dot)com, sistem dan fungsi partai politik.

Apabila seseorang duduk dalam Lembaga Perwakilan melalui pemilihan umum maka sifat perwakilannya disebut perwakilan politik (political representation). Apa pun fungsinya dalam masyarakat, kalau yang bersangkutan akhirnya menjadi anggota Lembaga Perwakilan melalui pemilihan umum tetap disebut perwakilan politik. Umumnya perwakilannya adalah orang populer karena reputasi politiknya, tetapi belum tentu menguasai bidang-bidang teknis pemerintahan, perekonomian. Sedang para ahli sudah memilih melalui perwakilan politik, apalagi dengan sistem pemilihan distrik.

Di Negara-negara maju, pemilihan umum tetap merupakan cara yang terbaik untuk menyusun keanggotaan Parlemen dan membentuk pemerintah. Lain halnya pada beberapa negara sedang berkembang, menganggap bahwa perlu mengangkat orang-orang tertentu dalam Lembaga Perwakilan di samping melalui pemilihan umum.

Pengangkatan orang-orang tersebut di Lembaga. Perwakilan biasanya didasarkan pada fungsi/jabatan atau keahlian orang tersebut dalam masyarakat dan perwakilannya disebut perwakilan fungsional (functional or occupational representation). Walaupun seseorang anggota Partai Politik, misalnya dari Partai A, tetapi dia seorang ahli atau tokoh fungsional, misalnya buruh, kalau ia duduk dalam Lembaga Perwakilan berdasarkan pengangkatan di tetap disebut golongan fungsional. Tidak termasuk dalam kategori ini suatu Parlemen dari suatu negara yang terbentuk berdasarkan seluruh pengangkatan karena hasil dari suatu perebutan kekuasaan atau penguasa yang lama membubarkan Parlemen hasil Pemilu dan membentuk Parlemen baru menurut penunjukannya.

Sering para ahli menyebutkan kadar demokrasi yang dianut oleh suatu negara banyak ditentukan oleh pembentukan Parlemennya, apakah melalui pemilihan umum atau pengangkatan atau gabungan pemilihan atau pengangkatan. Makin dominan perwakilan hasil pemilu makin tinggi demokrasinya dan sebaliknya makin dominan pengangkatan makin rendah kadar demokrasi yang dianut oleh negara tersebut. Akan tetapi, seperti diuraikan dalam bab demokrasi, susah mencari dan menilai demokrasi yang sama di dua Negara di dunia.

 

Indahnya dunia ketika kita dapat saling berbagi.

Artikel terkait:


Pernah menuliskan salah satunya?

pengertian partai politik menurut para ahli (32), sifat parpol (19), sifat keanggotaan partai politik (18), sifat-sifat partai politik (15), fungsi partai politik menurut para ahli (15), sifat politik (14), sifat keanggotaan parpol (12), karakteristik partai politik (7), pengertian partai politik (7), 8 fungsi partai politik (5), sifat-sifat parpol (5), sifat partai politik negara indonesia (5), artikel fungsi partai politik (5), sebutkan sifat keanggotaan suatu parpol (5), sifat anggota partai politik (5), makalah tentang fungsi partai politik (4), sifat keanggotaan suatu partai politik (4), sifat keanggotaan suatu parpol (4), fungsi politik menurut para ahli (3), fungsi partai politik menurut ahli (3), fungsi parpol menurut para ahli (3), tiga fungsi parpol menurut neuman (3), fungsi karakter menurut ahli (3), mogok dan baikot (2), 3 fungsi partai politik menurut neuman (2), 

Sifat dan Fungsi Partai Politik was last modified: October 2nd, 2011 by inoputro

Artikel Terkait Sifat dan Fungsi Partai Politik

Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh)

Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh)

Kali ini mungkin artikel yang saya tulis bisa dikatakan

Hakikat Negara

Hakikat Negara

inoputro(dot)com, hakikat negara. Selain terdapat perbedaan dalam definisi tentang

Proses Amandemen UUD 1945

Proses Amandemen UUD 1945

inoputro(dot)com, proses amandemen UUD 1945 Amandemen (bahasa Inggris: amendment)

Butir-butir Pancasila

Butir-butir Pancasila

inoputro(dot)com, butir-butir pancasila. Berikut 45 butir-butir pancasila yang seyogyanya

No Responses to “Sifat dan Fungsi Partai Politik”

Add Your Comment