Berfilsafat

inoputro(dot0com, berfilsafat.

Berfilsafat adalah berfikir. Ini berarti berfikir adalah berfilsafat. Kalau dikatakan berfilsafat adalah berfikir, hal ini dimaksudkan bahwa berfilsafat termasuk kegiatan berfikir.

Ciri-ciri berfikir dengan berfilsafat

  • Berfikir secara kefilsafatan dicirikan secara radikal. Radikal berasal dari kata yunani radix yang berarti akar. Berfikir secara radikal adalah berfikir sampai ke akar-akarnya.
  • Berfikir secara kefilsafatan dicirikan secara universal (umum). Berfikir secara universal adalah berfikir tentang hal-hal serta proses-proses yang bersifat umum.
  • Berfikir secara kefilsafatan dicirikan secara konsepsual. Yang dimaksud dengan konsep ini adalah hasil generalisasi (perumuman) dan abstraksi dari pengalaman tentang hal-hal serta proses individu.
  • Berfikir secara kefilsafatan dicirikan secara koheren dan konsisten. Koheren artinya sesuai dengan kaidah-kaidah berfikir (logis). Konsisten artinya tidak mengandung kontradiksi. Baik koheren dan konsisten keduanya dapat diterjemahkan dalam bahasa Indonesia: runtut. Runtut adalah bagan konseptual yang disusun itu tidak terdiri dari pendapat-pendapat yang saling berkontradiksi didalamnya.

Dari beberapa pengertian di atas terdapat dua pengertian filsafat secara etimologik yaitu sebagai berikut:

Apabila istilah filsafat mengacu pada asal kata philein dan sophos, maka artinya mencintai hal-hal bersifat bijaksana (bijaksana yang dimaksudkan sebagai kata sifat).

Apabila filsafat mengacu pada asal kata philos dan sophia, maka artinya adalah teman kebijaksanaan (kebijaksanaan dimaksudkan sebagai kata benda).

  • Berfikir secara kefilsafatan dicirikan secara sistematik. Sistematik berasal dari kata sistem. System adalah kebulatan dari sejumlah unsure yang saling berhubungan menurut tata pengaturan untuk mencapai suatu maksud atau menunaikan sesuatu peranan tertentu. Berfikir secara kefilsafatan dicirikan secara komperehensif. Kofrehensif adalah mencakup secara menyeluruh.
  • Berfikir secara kefilsafatan dicirikan secara bebas. Sampai batas-batas yang luas maka setiap filsafat boleh dikatakan merupakan suatu hasil dari pemikiran yang bebas. Bebas dari perasangka-prasangka social, histories, cultural atau religius.
  • Berfikir secara kefilsafatan dicirikan secara dengan pemikiran yang bertanggung jawab. Seorang yang berfilsafat adalah orang yang berfikir sambil bertanggung jawab.

 

Indahnya dunia ketika kita dapat saling berbagi.


Pernah menuliskan salah satunya?

berfilsafat (88), berfilsafat adalah (33), pengertian berfilsafat (31), radikal adalah (25), karakteristik sistem berfilsafat (19), perbedaan berpikir dan berfilsafat (17), ciri-ciri berfilsafat (11), proses berfilsafat (10), ciri ciri berfilsafat (9), berfilsafat berarti berpikir (9), perbedaan berfikir dan berfilsafat (7), berpikir universal adalah (6), arti berfilsafat menurut para ahli (6), berfikir secara radikal (5), berfikir berfilsafat (5), pengertian berfikir bebas (4), berfilsafat berarti berfikir (4), contoh berfikir radikal (4), arti berfilsafat (4), apa itu berfikir berfilsafat ? (3), ciri-ciri orang yang berfilsafat (3), beda berfikir dan berfilsafat (3), resume proses berfilsafat secara universal (3), pengertian berfikir radikal (2), pengertian berpikir radikal (2), 

Berfilsafat was last modified: October 2nd, 2011 by inoputro

Artikel Terkait Berfilsafat

Pembatalan dan Penghapusan Kerja Sama Internasional

Pembatalan dan Penghapusan Kerja Sama Internasional

inoputro(dot)com, pembatalan dan penghapusan kerja sama internasional. Konvensi Wina

UU No. 10 Tahun 2008 tentang Pemilu

UU No. 10 Tahun 2008 tentang Pemilu

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG PEMILIHAN

Definisi Negara

Definisi Negara

inoputro(dot)com, definisi negara. Negara adalah suatu wilayah di permukaan

Tentang Hukum Perdata di Indonesia

Tentang Hukum Perdata di Indonesia

Indonesia memiliki dua jenis system hUkum yang di jalankan,

Add Your Comment