Hakikat Bangsa

inoputro(dot)com, hakikat bangsa.

Konsep bangsa memiliki 2 (dua) pengertian (Badri Yatim, 1999), yaitu bangsa dalam pengertian sosiologi antropologis dan bangsa dalam pengertian politis

Bangsa dalam arti sosiologis antropologis

Bangsa dalam arti sosiologis antropologis adalah persekutuan hidup maysarakat yang berdiri sendiri yang maisng-masing anggota persekutuan hidup tersebut merasa satu kesatuan ras, bahasa, agama, dan adat istiadat. Jadi mereka menjadi satu bangsa karena disatukan oleh kesamaan ras, budaya, keyakinan, bahasa, dan sebagainya. Ikatan demikian disebut ikatan primordial. Persekutuan hidup masyarakat semacam ini dalam suatu negara dapat merupakan persekutuan hidup yang mayoritas dan dapat pula persekutuan hidup minoritas satu negara dapat terdiri dari beberapa bangsa. Misalnya Amerika Serikat terdiri dari bangsa Negro, bangsa Indian, bangsa Cina, Bangsa Yahudi, dan lain-lainnya yang dahulunya merupakan kaum pendatang. Sri lanka terdiri dari bangsa Sinhala dan bangsa tamil. Yugoslavia dahulu terdiri dari banyak bangsa seperti Serbia, Bosnia, Montenegro. Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai bangsa yang tersebar dari Aceh sampai Irian Jaya, seperti Batak, Minangkabau Sunda, dayak, Banjar dan sebagainya

Sebuah bangsa dapat pula tersebar dibeberapa negara. Misalnya bangsa Arab tersebar diberbagai negara disekitar Timur Tengah. Bangsa yahudi terdapat dibeberapa negara Eropa dan Amerika Serikat

 

Bangsa dalam arti politis

Bangsa dalam pengertian politik adalah suatu masyarakat dalam suatu daerah yang sama dan mereka tunduk pada kekuasaan dari negara yang bersangkutan. Setelah mereka bernegara, terciptalah bangsa. Misalnya, kemunculan bangsa indonesia (arti politis0 setelah terciptanya negara indonesia.

Bangsa dalam arti sosiologis antropologis sekarang ini lebih dikenal dengan istilah ethnic, suku, atau suku bangsa. Ini untuk membedakan dengan bangsa yang sudah beralih dalam arti politis. Namun kita masih mendnegar istilah bangsa dalam arti sosiologis antropologis untuk menunjuk pada persekutuan hidup tersebut. Misalnya bangsa moro, bangsa Yahudi, bangsa Kurdi, dan Bangsa Timil. Bangsa Indonesia (dalam arti politis) memiliki banyak bangsa (dalam arti sosiologi antropologis) seperti suku bangsa Batak, Minangkabau, jawa, Betawi, Madura, dayak, Asmat, dani, dan lain-lain. Indonesia dikenal sebagai bangsa yang heterogen, karena ada banyak bangsa di dalamnya.

 

Indahnya dunia ketika dapat saling berbagi.

Artikel terkait:


Pernah menuliskan salah satunya?

hakikat negara indonesia (26), makalah hakikat negara (16), konsep bangsa (12), hakikat bangsa (12), konsep dan hakikat negara (9), Konsep dan hakikat kebangsaan di indonesia (6), artikel hakikat negara (5), hakekat negara indonesia (5), makalah hakikat negara indonesia (4), konsep bangsa indonesia (4), artikel tentang hakikat bangsa dan negara (4), bangsa dalam arti politis (3), apa hakikat negara indonesia (3), konsep kebangsaan indonesia (3), pengertian persekutuan hidup (2), pengertian bangsa dalam arti sosiologis (2), MAKALAH SOSIOLOGI TENTANG SUKU BANGSA ASMAT (2), makalah sosiologi (2), makalah pengertian dan konsepsi negara bangsa (2), makalah pengertian dan konsep negara bangsa (1), makalah tentang negara montenegro (1), resume tentang hakekat bangsa dan negara (1), Peta konsep hakikat bangsa dan negara (1), pengertian politik srilanka (1), pengertian negara indonesia dalam arti sosiologis (1), 

Hakikat Bangsa was last modified: September 9th, 2011 by inoputro

Gallery of Hakikat Bangsa