Perbedaan Etika dan Etiket

inoputro(dot)com, perbedaan etika dan etiket.

Dalam kehidupan masyarakat, istilah etika dan etiket bukanlah hal yang baru karena kita sangat sering mendengarnya. Dua kata ini mempunyai arti yang berbeda walaupun banyak orang yang menyamakannya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami pengertian tersebut dengan baik sehingga tidak perlu ada kesalahan dalam pemahaman tersebut. Etika adalah suatu bidang ilmu yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk. Disini kita tahu bahwa etika berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Sedangkan etiket adalah suatu ajaran tentang sopan santun yang perlu kita lakukan dalam pergaulan. Etiket ini sangat penting artinya bagi orang-orang yang tinggal berkelompok dengan yang lainnya.

“… ketika kedua istilah ini dicampur adukan tanpa berpikir panjang maka akan memperoleh konsekuensi yang cukup besar. Bisa sampai fatal dari segi etis …”

Di dalam etika, keadaan manusia bukanlah suatu masalah yang perlu dibesar-besarkan. Justru hal yang perlu diketahui dalam hal ini adalah tindakan manusia dalam menghadapi persoalan hidupnya. Dalam hal ini, tindakan tersebut juga dipengaruhi oleh berbagai macam norma yang ada dalam masyarakat kita seperti norma hukum, norma agama, norma kesopanan dan lain-lain.

Jika dilihat dan dipahami lebih lanjut, kita akan tahu bahwa etika dan etiket mempunyai sangkut paut dengan perilaku manusia. Kedua hal tersebut sebenarnya digunakan untuk mengatur perilaku manusia agar menjadi pribadi yang baik dan normatif. Dalam hal ini, perilaku tersebut dimaksudkan agar sesuai dengan norma-norma yang ada dalam masyarakat kita. Disini, kita akan menjelaskan perbedaan etika dan etiket, K. Bertens (2007:9), dengan baik sehingga kita tidak perlu salah kaprah dalam pemahaman tersebut.

  1. Etiket menyangkut cara suatu pebuatan harus dilakukan manusia. Contohnya ketika kia memberikan sesuatu dengan orang lain kita harus menggunakan tangan kanan. sedangkan etika menyangkut masalah apakah suatu perbuatan boleh dilakukan atau tidak. Contohnya adalah larangan mencuri. “larangan mencuri” adalah suatu norma etika, apakah itu dicuri dengan tangan kiri atau kanan sama sekali tidak relevan dalam hal ini.
  2. Etiket hanya berlaku dalam pergaulan, tidak berlaku jika tidak ada orang lain atau saksi mata. Contohnya pada tata cara makan. Dianggap melanggar ketika kita makan sambil berbicara atau mengangkat kaki jika sedang makan bersama. Akan tetapi dianggap tidak melanggar jika pelaku hanya sendirian. Sedangkan etika tidak tergantung ada atau tidaknya orang lain. Terlepas ada atau tidaknya orang lain kita tetap tidak boleh mencuri.
  3. Etiket bersifat relatif. Yang dianggap tidak sopan dalam suatu kebudayaan bisa jadi diterima di keebudayaan orang lain. Contohnya bersendawa keetika makan. Sedangkan etika jauh lebih absolut. “larangan membunuh” adalah prinsip-prinsip etika yang tidak bisa ditawar-tawar atau mudah diberi “dispensasi”.
  4. Jika kita berbicara tentang etiket , kita hanya memandang manusia dari segi lahiriahnya saja, sedangkan etika menyangkut manusia dari segi dalam. Bisa saja orang tampil sebagai “serigala berbulu domba”, di luar sangat sopan dan halus, tapi di dalam penuh kebusukan. contohnya seorang penipu.

Setelah membaca sedikit perbedaan yang dituliskan oleh K. Bertens di bukunya, Etika, tentunya kita dapat memperoleh kesimpulan bahwa ketika kedua istilah ini dicampur adukan tanpa berpikir panjang maka akan memperoleh konsekuensi yang cukup besar. Bisa sampai fatal dari segi etis, bila orang menganggap etiket saja apa yang sebenarnya termasuk lingkup moral.

Bagaimana dengan etika dan etiket kita?

Baca juga “Sekelumit Masalah Tentang Budaya Malu

 

Indahnya dunia ketika kita dapat saling berbagi.


Pernah menuliskan salah satunya?

perbedaan etika dan etiket (480), etika dan etiket (282), etiket adalah (48), perbedaan etika dan etiket beserta contohnya (35), perbedaan etiket dan etika (32), perbedaan antara etika dan etiket (29), perbedaan etika dengan etiket (27), apa itu etiket (25), etiket dan etika (22), etika etiket (17), contoh etika dan etiket (16), contoh perbedaan etika dan etiket (16), perbedaan antara etiket dan etika dan berikan contohnya (13), pengertian etiket dan contohnya (10), beda etika dan etiket (9), apa perbedaan etika dan etiket (9), pengertian etiket dan etika (8), perbedaan etika (7), perbedaan etiket dengan etika (6), perbedaan etika dan etiket adalah (6), etika dan etiket adalah (6), artikel etika dan etiket (5), perbedaan antara etika dan etiket dengan contoh yang sesuai (4), perbedaan dan persaman etiket dan etika (4), perbedaan etika dan etiket serta contohnya (4), 

Perbedaan Etika dan Etiket was last modified: September 9th, 2011 by inoputro

Artikel Terkait Perbedaan Etika dan Etiket

Perbandingan UUD 1945 Setelah Dan Sebelum Amandemen

Perbandingan UUD 1945 Setelah Dan Sebelum Amandemen

inoputro(dot)com, perbandingan UUD 1945 setelah dan sebelum amandemen. Konstitusi

Aliran-Aliran Dalam Ilmu Negara menurut Plato

Aliran-Aliran Dalam Ilmu Negara menurut Plato

inoputro(dot)com, Aliran-Aliran Dalam Ilmu Negara menurut Plato. Plato telah

Fungsi Teoritis dan Praktis Pancasila Sebagai Sistem Filsafat

Fungsi Teoritis dan Praktis Pancasila Sebagai Sistem Filsafa

inoputro(dot)com, fungsi teoritis dan praktis pancasila sebagai sistem filsafat.

Persoalan Filsafat

Persoalan Filsafat

Pesoalan filsafat berbeda dengan persoalan non-filsafat. Perbedaannya terletak pada

One Response to “Perbedaan Etika dan Etiket”

  1. Posted by Dyah

Add Your Comment