siputro.com

Dampak Persamaan Antara Moral dan Agama

inoputro(dot)com, dampak persamaan antara moral dengan agama.

Ketika berbicara mengenai sebuah moral, maka hal itu sering sekali dikaitkan dengan agama. Berbagai macam topik yang sering diperbincangkan masyarakat selalu saja mengarah pada persoalan agama. Berangkat dari berbagai macam perspektif yang tersingkap dalam tiap wacana, sebuah pandangan mengenai antara moral dan agama akan terungkap dengan jelas di dalam artikel ini. Namun sebelum membahas permasalahan ini lebih mendalam, perlu digarisbawahi bahwa ini merupakan sebuah pandangan dari berbagai perspektif yang ada.

“Pemikiran mengenai persamaan antara moral dan agama memang sangat beresiko apabila berada dalam suatu negara yang memiliki berbagai macam agama. Dengan adanya pluralitas tersebut, terdapat sebuah konflik yang tak terlihat maupun terlihat sebagai dampak penyamaan agama dan normal.”

Mengapa pembahasan mengenai antara moral dan agama perlu ada? Dari berbagai wacana yang ada tersirat sebuah pandangan bahwa antara moral dan agama terdapat sebuah kesamaan. Dengan kata lain apa yang dianjurkan dalam agama adalah standard baku dari sebuah moralitas. Sebagian orang bahkan berpandangan bahwa agama adalah satu-satunya acuan yang ada untuk sebuah eksistensi moralitas.

Pemahaman tersebut memang wajar dan bisa diterima oleh logika jika kita berpandangan bahwa ajaran yang diterapkan dalam agama merupakan sebuah rujukan untuk memahami nilai moral yang ada, dan termasuk pula di bidang hukum. Jika agama menganggap hal itu benar, maka hal itu pasti benar dan berlaku juga sebaliknya. Memang hal ini sangat positif dalam membangun pribadi tiap orang apabila setiap individu menghayati kebenaran suatu agama dan menjadikannya sebagai modal dasar dalam berperilaku sehari-hari.

Meskipun pandangan tersebut wajar namun akan memicu sebuah permasalahan. Kerangka berfikir tersebut akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan apabila dalam suatu negara hanya terdapat satu agama saja. Bagaimana jika terdapat berbagai agama? Apa itu tidak memicu suatu permasalahan yang ada? Permasalahannya adalah pada tiap agama, mereka memiliki pemahaman yang berbeda mengenai suatu moral dan masing-masing memiliki acuan kitab suci yang ada. Hal inilah yang memunculkan sebuah perbedaan standard antara moral dan agama.

Pemikiran mengenai persamaan antara moral dan agama memang sangat beresiko apabila berada dalam suatu negara yang memiliki berbagai macam agama. Dengan adanya pluralitas tersebut, terdapat sebuah konflik yang tak terlihat maupun terlihat sebagai dampak penyamaan agama dan normal. Harkat dan martabat manusia mungkin bisa dijadikan sebagai alternatif untuk mengatasi perbedaan yang ada. Denan cara tersebut, kehidupan bisa berjalan dengan harmonis dan selaras.

Bagaimana menurut anda?

 

Indahnya dunia ketika kita dapat saling berbagi.


Pernah menuliskan salah satunya?

moral dan agama (52), artikel persamaan agama (9), perbedaan moral dan agama (5), persamaan moral dengan agama (3), makalah perbandingan moral dan agama (2), agama dan moral (2), persamaan agama dengan pendidikan moral (1), persamaan antara agama dan budaya (1), perbandingan antara moral dan agama (1), Pandangan Umum mengenai persamaan Gender (1), persamaan antara moral dan agama (1), materi tentang agama dan moralitas soaial (1), persamaan dan perbedaan moral dan agama (1), makalah tentang persamaan hukum dan moral (1), makalah persamaan semua agama agama (1), makalah persamaan agama di indonesia (1), artikel mengenai moral (1), soalan persamaan dengan perbezaan antara moral dengan agama (1), artikel norma agama (1), artikel tentang kesamaan beragama (1), bagaimana mengatasi perbedaan moral dan agama (1), beda agama dan moral (1), dampak perbedaan agama di indonesia (1), makalah hubungan moral dan agama (1), makalah kaitan moral dan agama (1), 

author siputro.com
Rino Saputro, S.Pd

"Hidup itu kegagalan, kegagalan mendeskripsikan kehidupan akan membawa hidup selalu dalam kegagalan"

materi php dan MYSQL
materi teknisi komputer